SIAK, Classnews.id – Dermaga Pelabuhan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) di Kabupaten Siak dilaporkan roboh pada Senin (5/1) sekitar pukul 15.44 WIB. Insiden ini menyebabkan satu unit mobil ikut tenggelam ke perairan, namun dipastikan tidak ada korban jiwa.
Berdasarkan informasi di lapangan, bagian trestel dermaga yang mengalami kerusakan mencapai panjang sekitar 50 meter. Struktur tersebut ambruk secara tiba-tiba saat tidak ada aktivitas bongkar muat besar, sehingga potensi korban dapat dihindari.
Fakta penting terungkap bahwa kondisi kemiringan dermaga sebenarnya telah dilaporkan sejak Mei 2025. Namun hingga insiden terjadi, perbaikan permanen belum dilakukan karena masih menunggu tindak lanjut dari tim teknis pusat. Dermaga akhirnya roboh sebelum proses penanganan menyeluruh dapat dilaksanakan.
Sebagai langkah mitigasi sebelumnya, pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) telah mengurangi beban muatan truk hingga 50 persen guna menekan risiko kerusakan lebih lanjut. Meski demikian, langkah tersebut tidak mampu mencegah kegagalan struktur.
Pasca-kejadian, seluruh aktivitas pelabuhan resmi dihentikan sementara sambil menunggu hasil investigasi dari Kementerian Perhubungan. Penutupan ini berdampak langsung pada arus logistik dan aktivitas industri di kawasan tersebut.
Sementara itu Bupati Siak, Afni, bersama Ketua DPRD Kabupaten Siak telah turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi dermaga. Keduanya berkomitmen segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar penanganan dapat dipercepat, sekaligus memastikan perlindungan terhadap tenaga kerja lokal dan menjaga kelancaran distribusi logistik di wilayah kabupaten Siak.







