BENGKALIS, classnews.id – Polres Bengkalis melalui Satuan Intelijen melakukan upaya cooling system sebagai langkah preventif untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang kondusif diwilayah Kab. Bengkalis pasca adanya kebijakan penundaan Pilkades serentak yang telah berlangsung sejak tahun 2023 dan pemberitaan atau isu terkait dengan kebijakan pengangkatan Pj. Kades yang dianggap melanggar demokrasi.
Upaya ini dilakukan pada jum’at, 6 Februari 2026 di Desa Bukit Batu, oleh Personil Sat Intelkam yaitu rutin menyambangi Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Agama (Toga), Tokoh Adat (Todat), Tokoh Pemuda, dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) untuk berdialog dan menyampaikan pesan Kamtibmas.
Sat Intelkam Polres Bengkalis menegaskan agar masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan tidak terprovokasi dengan pemberitaan atau isu-isu di media sosial. “Kami berharap tokoh masyarakat, Pj. Kepala Desa, BPD dan aparat desa khsusnya dapat mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi, menjaga kerukunan, serta bersama-sama menjaga stabilitas keamanan”, Jelas Kanit.
Dikatakannya lagi, tentunya dengan langkah dan upaya ini dapat menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Siak Kecil dan Bukit Batu dipimpin langsung oleh Ps. Kanit Politik Unit I Sat Intelkam Polres Bengkalis Aipda Pebriadi, S.Sos dan anggota dengan menemui langsung tokoh-tokoh masyarakat dan Pj. Kepala Desa.











