Tim Gabungan Masih Berjuang Jinakkan Api Karhutla di Desa Damai Bengkalis

BENGKALIS,Classnews.id – Memasuki hari ke-6, upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Pertanian, Desa Damai, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, terus dilakukan oleh tim gabungan, Senin (10/02/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin oleh Ps. Kapolsek Bengkalis IPTU Hendro Wahyudi, S.H., M.H., bersama unsur BPBD, Damkar, TNI, Dishub, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Kebakaran yang pertama kali diketahui terjadi pada Kamis (05/02/2026) sekitar pukul 10.00 WIB itu berada di lahan milik masyarakat dengan titik koordinat 1.459170 N, 102.208468 E. Hingga hari keenam, total luas lahan yang terdampak mencapai sekitar ±15 hektare, dengan rincian ±5 hektare terbakar pada awal kejadian dan bertambah ±10 hektare hingga saat ini. Dari total tersebut, sekitar ±7 hektare telah padam, sementara ±8 hektare masih dalam tahap pendinginan karena masih mengeluarkan asap.

Kondisi lahan yang terbakar didominasi hutan dan semak belukar dengan vegetasi tanaman paku dan pepohonan mahang. Selain itu, terdapat lahan olahan milik masyarakat yang ditanami karet dan kelapa sawit. Jenis tanah berupa gambut kering dengan kondisi parit dan embung yang minim air, sehingga menjadi kendala dalam proses pemadaman.

Sebanyak 69 personel gabungan diterjunkan dalam operasi ini, terdiri dari BPBD Kabupaten Bengkalis (17 personel), Damkar Bengkalis (10 personel), MBP Desa (4 personel), Polsek Bengkalis (15 personel), TNI (1 personel), Dishub (2 personel), serta 20 orang masyarakat.
Peralatan yang digunakan antara lain beberapa unit mesin mini streker, mesin robin, nozel, selang 1,5 inci, jet pump, serta kendaraan operasional roda empat.

Berbagai upaya telah dilakukan di antaranya quick response menuju lokasi saat kejadian, pemetaan potensi kerawanan dan pengumpulan bahan keterangan terhadap saksi maupun pemilik lahan, pemetaan sebaran api menggunakan drone, identifikasi sumber air di sekitar lokasi, serta penerapan pola blokade guna mencegah api meluas.
Hingga sore hari, personel gabungan masih melakukan blokade sebaran titik api.

Minimnya ketersediaan sumber air menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman. Namun, setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas sedang, secara umum titik api telah padam meskipun masih terdapat sisa asap di beberapa bagian lahan.

Sekira pukul 16.30 WIB, kegiatan pemadaman dan pendinginan dihentikan sementara karena kondisi hari yang mulai gelap dan keterbatasan sumber air. Kegiatan akan kembali dilanjutkan keesokan harinya pukul 08.00 WIB.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dalam keadaan aman dan kondusif. Penyebab kebakaran serta terduga pelaku masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
#PolresBengkalisHEBAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *