Kuala Alam, classnews.id – Pemerintahan Desa Kuala Alam terdiri dari Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kembali melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Program Ketahanan pangan Dana Desa Tahun Anggaran 2025, pada hari Rabu, 26 Februari 2025, di Gedung sebaguna Desa Kuala Alam.
Musdes tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BPD dan dihadiri Pj.Kades Norherizal,S.Sos., sekdes kuala alam, perangkat desa, anggota BPD, Babinsa, Babinkamtibmas, Ketua Bumdes, Ketua PKK, Ketua LPMD, Ketua RT/RW, Tokoh Masyarakat, Petani, Nelayan, Peternak, dan unsur masyarakat lainnya.
Diawal sambutannya, Pj.Kades Norherizal, selaku pemimpin Pemerintah desa mengatakan, Musdes memiliki peran penting dalam merencanakan dan mengelola program ketahanan pangan, agar kegiatan benar-benar sesuai kebutuhan warga.
Dan bentuk Kolaborasi antara pemerintah desa, kelompok tani, dan pendamping desa menjadi kunci keberhasilan program ini. ‘Jelas Pj.Kades.’
Lanjutnya, kita hari ini melaksanakan program yang di anjurkan pemerintah pusat, karena ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan desa di tahun 2025.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menetapkan bahwa setiap desa wajib mengalokasikan minimal 20% dari total Dana Desa (DD) untuk program ketahanan pangan dan hewani. Kebijakan ini bukan sekadar angka, melainkan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat kemandirian desa, menjaga stabilitas pangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Papar Norherizal.
Untuk itu, melalui momentum ini marilah kita bermusyawarah dengan arif dan bijaksana guna memghasilkan sebuah keputusan yang baik dan dapat dilaksanakan serta berhasil sebagaimana yang kita harapkan bersama. Ujarnya mengakhiri.
Musyawarah Desa tampak berlangsung tertib yang dipimpin Ketua BPD, dengan memandu berbagai respon yang disampaikan, dan mengatur jalannya diskusi-diskusi yang cukup baik untuk menghasilkan keputusan yang diharapkan.







