Diduga Selewengkan Dana ADD, Warga Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman

Berita59 Dilihat

BENGKALIS, CLASSNEWS.ID – Dugaan penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) di Desa Darul Aman, Kecamatan Rupat, kembali mencuat. Tokoh masyarakat setempat, Sumardiyono, mendatangi Inspektorat Kabupaten Bengkalis untuk mempertanyakan kejelasan tindak lanjut laporan yang telah disampaikannya sejak Oktober 2023 lalu, Senin (13/7/2026).

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penyimpangan penggunaan dana desa Tahun Anggaran 2022-2023 pada masa kepemimpinan mantan Kepala Desa Darul Aman, Pramujo Rosyid. Selain ke Inspektorat, laporan yang sama juga telah disampaikan ke Unit Tipikor Polres Bengkalis.

“Kami sudah melapor ke Inspektorat dan Polres. Memang sempat ada tim Tipikor turun ke desa, tetapi sampai sekarang tidak ada kejelasan bagaimana tindak lanjutnya. Karena itu saya datang lagi untuk meminta kepastian,” kata Sumardiyono.

Menurutnya, dugaan penyimpangan mencapai sekitar Rp300 juta. Sejumlah kegiatan pembangunan diduga tidak selesai dikerjakan, tidak sesuai perencanaan, bahkan ada yang disebut tidak dikerjakan sama sekali.

Beberapa pekerjaan yang dipersoalkan antara lain pembangunan Jalan Dusun III Teluk Tungku, jalan dermaga, Jalan Bins Gunying Dusun II, Jalan Famili Dusun II, Balai Dusun II, serta perpustakaan TPA Baitul Rahman.

“Sebagian pekerjaan tidak selesai, bahkan ada yang diduga fiktif. Masyarakat sampai sekarang mempertanyakan ke mana pertanggungjawaban anggaran tersebut,” ujarnya.

Sumardiyono yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) Darul Aman mengatakan persoalan itu sebenarnya pernah dibahas dalam musyawarah desa. Namun, hingga kini belum ada penyelesaian yang dinilai memuaskan masyarakat.

Ia mengaku diterima oleh Irban I Inspektorat Bengkalis dan kembali menyampaikan harapan agar laporan tersebut tidak berhenti sebatas administrasi, tetapi ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kabupaten Bengkalis membenarkan adanya kedatangan perwakilan masyarakat Desa Darul Aman yang mempertanyakan perkembangan penanganan laporan tersebut.

“Tadi benar kita menerima masyarakat Darul Aman yang menyampaikan terkait pembangunan desa. Karena ini persoalan desa, biar ada akurasi, kita berharap dapat disampaikan secara tertulis, setelah itu bisa juga berkoordinasi dengan PMD dan pihak kecamatan,” singkatnya seperti disampaikan Irban I, Hamdan.

Semetara Mantan Kepala Desa Darul Aman, Pramujo Rosyid, belum berhasil di konfirmasi melalui telepon selulernya.***(Ri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *