Lima Atlet Bengkalis Sumbang Medali untuk Riau Saat Kejurnas Muaythai Championship di Jawa Barat.

Berita286 Dilihat

Classnews.id – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Muaythai Championship yang berlangsung pada 4-9 Agustus 2026 secara resmi dibuka langsung oleh Menpora RI Erick Thohir tepatnya di Kota Bekasi, Jawa Barat.

Tentunya Kejurnas ini memiliki kenangan indah bagi Galank Ananda Dyra, Cahaya Aqila Lessnusa, Ananda Wahyu Wiraatmaja, Amira Khansa Lessnusa, dan M. Alfatih Lessnusa atlet dari Kabupaten Bengkalis yang memperkuat kontingen Provinsi Riau.(10/08/2026).

Sebagaimana hasil pertandingan Kejurnas Indonesia Muaythai Championship 2026 yang  tersebut Galank Ananda Dyra meraih medali perak, Cahaya Aqila Lessnusa (perak), Ananda Wahyu Wiraatmaja (perunggu), Amira Khansa Lessnusa (perunggu), dan M. Alfatih Lessnusa (perunggu).

Kejurnas kali ini diikuti 460 atlet dari seluruh Indonesia yang dibagi beberapa divisi atau kelompok usia, yakni Divisi youth usia 16-23 tahun, elite usia 16-40 tahun, Class Fight Profesional, divisi remaja usia 9-10 tahun, 11-12 tahun, 13-14 tahun, dan 15-16 tahun. Sementara untuk katagori Wai Khruu (seni) terdiri dari Muay Boran dan Muay Aerobic.

Indonesia Muaythai Championship kali ini, seluruh atlet Kabupaten Bengkalis yang memperkuat kontingen Riau turun divisi remaja, yakni Ananda Wahyu Wiraatmaja yang akrab disapa Wira turun di kelas 60 kg, Galank Ananda Dyra kelas 45 kg usia (U15-16), Amira Khansa Lessnusa kelas 45 kg putri (U15-16), Cahaya Aqila Lessnusa kelas 40 kg putri (U11-12), dan M. Alfatih Lessnusa kelas 20 kg putra (U8-9).

Galang pelajar SMAN 2 Bengkalis, Wira pelajar kelas XI SMA Abdurrab Islamic School, Amira Khansa Lessnusa MAN I Bengkalis, Cahaya Aqila Lessnusa pelajar SDN 04 Bengkalis, Bengkalis, M. Alfatih Lessnusa SDN 0 4 merupakan anak didik Sinyo Lessnusa dari Rumah Beladiri Siwalima Bengkalis.

Hal ini sebagaimana respon dari salah satu orang tua atlet Muaythai asal Bengkalis Provinsi Riau merasa bangga dan bahagia dengan prestasi yang diraih oleh anaknya beserta atlet lainnya.

Dakeslim, yang di panggil Ikes orang tua dari Ananda Wahyu Wiraatmaja yang juga mantan atlit beladiri kepada awak media classnews.id , mengatakan, “alhamdulillah kita patut senang dan bangga atas prestasi yang di raih oleh anak-anak kita, tentunya akan senantiasa suport agar prestasinya lebih meningkat lagi dari saat ini.”

Ia juga menceritakan, pada awalnya anaknya berpotensi meraih emas atau perak karena sudah unggul poin, namun Ananda Wahyu Wiraatmaja yang saat ini menuntut ilmu di SMA Abdurrab Islamic School Pekanbaru mengalami cedera bahu di semi final yang membuat dirinya harus puas dengan medali perunggu.

“Sudah unggul poin, namun di detik-detik terakhir cedera bahu, akhirnya kalah dan meraih perunggu,” ujar ikes.

Namun, sebagai orang tua kita akan selalu memberikan dukungan kepada anak-anak kita selama dalam hal yang positif tentunya, sesungguhnya kekalahan hari ini adalah kemenangan yang tertunda. Teruslah berlatih dan disiplin untuk prestasi yang lebih baik lagi. Pungkas Ikes sapaan akrabnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *