BENGKALIS,Classnews.id – Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis (Perumda Tirta Terubuk Bengkalis) memasuki usia ke- 32 tahun dan juga dalam 1 tahun ini tidak mendapatkan subsidi dari Pemda kabupaten Bengkalis. Dan menunjukkan kinerja positif dan menjadi salah satu kandidat TOP BUMD Awards 2026.
Abel Iqbal, Direktur Perumda Tirta Terubuk Bengkalis mengatakan dukungan penuh dari pemerintah daerah khususnya Bupati Bengkalis untuk berupaya dan melakukan kerjasama terutama dalam hal membangun infrastruktur instalasi pengolahan air seperti sumber air baku, pipanisasi dan juga sambungan bagi pelanggan baru bersumber APBN.
” Saat ini APBD kita tidak mencukupi untuk membangun infrastruktur air bersih dengan itu kita terus berusaha menarik dana pusat baik itu untuk sumber air baku dan juga jaringan distribusi dan untuk di Bengkalis kita sudah membangun IPA Sistem Nano Filter dan kualitas air yang di hasilkan lebih baik dari sistem konvensional dan saat ini permasalahan di Bengkalis adalah mempertahankan volume sumber air baku di waduk yang hanya mengandalkan tadah air hujan dan juga wilayah kecamatan lainnya kita belum optimal dalam meningkatkan SR,” ujar Abel Iqbal Direktur Perumda Tirta Terubuk.Jumat(30/01/26)
Rencana Pipanisasi Kanal Utama PT MAS
Selama ini waduk Wonosari dan WBS Sumatra III mengandalkan sumber sumber air baku dari saluran kanal terbuka ( parit) dari kanal PT Meskom Argosari mas (MAS) dan apabila musim kering air tersebut tidak sampai ke waduk dengan itu Pihak PT MAS dan Perumda Tirta Terubuk Bengkalis sudah melakukan MoU untuk membuat saluran air sistem tertutup (pipanisasi) memanfaatkan air kanal utama PT MAS.
Abel menambahkan dari hitungan pipanisasi jarak 10 – 20 km dan Pihak PT MAS menyetujui pipanisasi dengan sistem tertutup.
” PT MAS dalam waktu dekat bersama Perumda Tirta Terubuk untuk melakukan survei menentukan jalur pipa dari kanal utama sampai ke waduk Wonosari dan juga waduk BWS Sumatra III,” ujar Abel Iqbal
Saat ini Perumda Tirta Terubuk Bengkalis berupaya dengan melakukan penyekatan parit parit yang ada agar tidak terbuang ke laut dan diarahkan masuk ke waduk Wonosari.
“Selama ini air dari darat terbuang ke laut jadi dimanfaatkan dengan normalisasi parit dan pembuatan sekat terutama dari parit parit dari sungai Bantan yang dianggarkan di PUPR tahun kemarin,” ujarnya.
10 Persen Pelanggan Nunggak Bayar Tagihan
Sementara itu ada Perumda Tirta Terubuk Bengkalis saat ini punya 13.600 sambungan rumah (SR). Dari jumlah tersebut, sekitar 10 persen masih menunggak pembayaran.
“Tunggakan ini sudah berlangsung cukup lama. Jumlahnya sekitar 10 persen. Saat ini kita gencar melakukan penertiban, mulai dari pendekatan persuasif hingga pemutusan jaringan bagi pelanggan yang tidak menunjukkan itikad baik,” ujarnya.
Ia menegaskan Perumda Tirta Terubuk Bengkalis terus melakukan pembenahan internal demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, dukungan dan partisipasi pelanggan dalam membayar tagihan tepat waktu sangat dibutuhkan agar operasional perusahaan berjalan lancar.
“Insyaallah, jika tidak ada kendala, Perumda Tirta Terubuk Bengkalis Bengkalis akan masuk dalam kategori Top BUMD Award 2026. Dari Provinsi Riau, ada dua daerah yang masuk, yakni Bengkalis dan Rengat,” kata Abel.
Selain itu, dalam menyambut bulan suci Ramadan yang diperkirakan tinggal sekitar 28 hari lagi, Perumda Tirta Terubuk Bengkalis juga akan kembali melaksanakan program rutin tahunan.
“Kami akan menggratiskan tagihan air untuk seluruh rumah ibadah,” pungkasnya.








