Rahul Calon Tunggal Ketua Karang Taruna Riau, Andry Saputra: Bukti Soliditas dan Kedewasaan Organisasi

Berita297 Dilihat

PEKANBARU – Penetapan Muhammad Rahul sebagai calon tunggal Ketua Karang Taruna Provinsi Riau mendapat apresiasi dari Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Andry Saputra.

Menurut Andry, proses yang dilaksanakan oleh Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Temu Karya Karang Taruna Riau telah berjalan sesuai mekanisme organisasi yang sistematis, transparan, dan akuntabel.

Ia menjelaskan, sebelum tahapan penetapan dilakukan, panitia terlebih dahulu berkoordinasi dengan Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan.

“Proses ini diawali dengan koordinasi bersama PNKT, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan pendaftaran oleh SC dan OC. Artinya, seluruh tahapan berjalan sesuai koridor organisasi,” ujar Andry, Minggu (12/4/2026).

Usai masa pendaftaran ditutup, panitia langsung melakukan verifikasi berkas para calon. Dari hasil tersebut, Muhammad Rahul dinyatakan memenuhi syarat dengan dukungan mayoritas dari daerah.

“Berdasarkan hasil verifikasi, Muhammad Rahul mengantongi dukungan dari 12 kabupaten/kota. Ini menunjukkan legitimasi yang kuat,” jelasnya.

Andry menegaskan, dukungan resmi dari 12 Karang Taruna kabupaten/kota menjadi faktor utama mengerucutnya pencalonan hanya pada satu nama. Ia menilai, hal itu bukan sekadar dukungan administratif, melainkan juga cerminan kepercayaan besar dari daerah terhadap sosok Muhammad Rahul.

Lebih jauh, Andry menilai munculnya calon tunggal tidak perlu dipandang negatif. Justru, kondisi tersebut menunjukkan kedewasaan organisasi serta soliditas internal Karang Taruna Riau.

“Ini menandakan adanya kesepahaman bersama. Energi organisasi ke depan bisa lebih difokuskan pada program kerja dan penguatan peran pemuda,” tegasnya.

Ia pun berharap, jika nantinya ditetapkan secara resmi, Muhammad Rahul mampu mengemban amanah dengan baik serta membawa Karang Taruna Riau menjadi lebih aktif, inovatif, dan berdampak nyata di tengah masyarakat.

Penetapan calon tunggal ini diharapkan dapat membuat proses pemilihan berjalan lancar, sekaligus menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi kepemudaan di Provinsi Riau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *